Problematika Pendidikan Islam di Indonesia

Penulis

  • M. Yunus Abu Bakar UIN Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26594/dirasat.v1i1.507

Abstrak

Sejalan dengan perkembangan zaman timbul permasalahan-permasalahan pendidikan yang kompleks.  Memasuki masa era globalisasi, dunia pendidikan di Indonesia menjadi heboh. Kehebohan tersebut bukan disebabkan oleh kehebatan mutu pendidikan nasional tetapi lebih banyak disebabkan karena kesadaran akan bahaya keterbelakangan pendidikan di Indonesia. Berbagai persoalan pendidikan muncul dan berkembang seperti rendahnya kualitas pendidikan secara umum, masalah anggaran pendidikan, tidak meratanya kesempatan pendidikan, dan mahalnya biaya pendidikan. Dan lebih khusus lagi, problematika juga  terjadi pada profesi keguruan yang merupakan ujung tombak dunia pendidikan. Beberapa permasalahan yang teridentifikasi antara lain rendahnya kualitas guru, tidak profesional dalam melaksanakan tugas keguruan, kurangnya penghargaan masyarakat terhadap profesi guru, dan tingkat kesejahteraan guru yang relatif masih rendah. Makalah ini berusaha mengidentifikasi dan memahami permasalahan-permasalahan pendidikan Islam di era globalisasi. Perlu pula dikemukakan bahwa permasalahan pendidikan yang diuraikan dalam makalah ini terbatas pada permasalahan pendidikan formal.

Along with the time, complicated educational problems emerge. Entering the era of globalization, the world of education has raised people’s interest. The interest is not in the successfulness of the quality of the national education, rather it is bacause of the awareness of the dangers of backwardness of education in Indonesia. Various educational issues arise and evolve such as: the poor quality of education in general, budgetting problems in education, unequal educational opportunities, and the high cost of education. More specifically, the problems also occur in the teaching profession that serve as the stakeholder of education. Some emerging problems include the low quality of teachers, unprofessional performance in carrying out the tasks of teacher, lack of public recognition of the teaching profession, and teachers' welfare level which is still relatively low. This paper seeks to identify and understand the problems of Islamic education in the era of globalization. It should also be noted that the problems of education described in this paper are limited to the issues in formal education.

Referensi

Arif, Armai. Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam. Jakarta: Ciputat Pers, 2002.

B. Uno, Hamzah. Profesi Kependidikan. Jakarta: Bumi Aksara, 2011.

Buchori, Mochtar. Spektrum Problematika Pendidikan di Indonesia. Yogyakarka: Tiara Wacana, 1994.

Daulay, Haidar Putra. Pendidikan Islam: Dalam Sistem Pendidikan Nasional di Indonesia. Jakarta: Kencana, 2004.

Esha, Muhammad In’am. Institusional Transpormation, Reformasi dan Modernisasi Pendidikan Tinggi Islam. Malang: UIN-Malang Press.

Fajar, H.A.Malik. Visi Pembaruan Pendidikan Islam. Jakarta: LP3NI, 1998.

Kusnandar. Profesi Keguruan. Jakarta: Bumi Aksara, 2010.

Mastuhu. Menata Ulang Pemikiran Sistem Pendidikan Nasional dalam Abad 21. Yogyakarta: Safiria Insania Press dan MSI, 2003.

Mudyahardjo dalam Syaiful Sagala, Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: CV.Alfabeta, 2006.

Muhaimin, Nuansa Baru Pendidikan Islam. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2006.

_______. Pemikiran dan Aktualisasi Pengembangan Pendidikan Islam. Jakarta: Rajawali Pers, 2011.

_______. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Madrasah, dan Perguruan Tinggi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2007.

Mulyasa, E. Kurikulum Berbasis Kompetensi. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya, 2006.

Nata, Abuddin. Manajemen Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media, tt.

Nurdin, Syafrudin. Guru Profesional dan Impelementasi Kurikulum. Jakarta: Ciputat Pers, tt.

Raqib, Moh. Ilmu Pendidikan Islam: Pengembangan pendidikan integrative di Sekolah, Keluarga dan Masyarakat. Yogyakarta: LkiS, 2009.

Rembangy, Musthofa. Pendidikan Transformatif: Pergulatan Kritis Merumuskan Pendidikan di Tengah Pusaran Arus Globalisasi. Yogyakarta: Teras, 2010.

Sukadi. Guru Powerful Guru Masa Depan. Bandung: Qolbu, 2006.

Sukmadinata, Nana Syaodih. Pengembangan Krikulum Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosda Karya, 2006.

Sutrisno, Pembaharuan Dan Pengembangan Pendidikan Islam. Yogyakarta: Fadilatama, 2011.

Suwendi. Sejarah & Pemikiran Pendidikan Islam. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2004.

T.Sam, Sam M. Tuti. Analisis SWOT Kebijakan Pendidikan Era Otonomi Daerah. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2006.

Tantowi, Ahmad. Pendidikan Islam di Era Transformasi Global. Semarang : Pustaka Rizki Putra, 2009.

Tholkhah, Imam dan Barizi, Ahmad. Membuka Jendela Pendidikan Mengurai Akar Tradisi dan Integrasi Keilmuan Pendidikan Islam, Cet. I. Jakarta: Penerbit: PT. Raja Grafindo Persada, 2004).

Tilaar, H.A.R. Paradigma Baru Pendidikan Nasinal. Jakarta: Rineka Cipta, 2004.

Undang-undang RI.No.20 tahun 2003 tentang Sisdiknas dalam Syaiful Sagala, Konsep. Bandung: CV.Alfabeta, 2006.

Usman, Moh. Uzer. Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2010.

Wahid, Abdul. Isu-isu Kontemporer Pendidikan Islam. Semarang: Need’s Press, 2008.

Wahid, Abdul. Isu-isu Kontemporer Pendidikan Islam. Semarang: Need’s Press, 2008.

Zaini, Syahminan. Prinsip-prinsip Dasar Konsepsi Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia, 1986.

Zuhairini. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara, 1995.

Unduhan

Diterbitkan

2015-12-13

Cara Mengutip

Abu Bakar, M. Y. (2015). Problematika Pendidikan Islam di Indonesia. Dirasat: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Islam, 1(1), 99–123. https://doi.org/10.26594/dirasat.v1i1.507

Terbitan

Bagian

Artikel